Home » Berita Media (page 5)

Berita Media

‘Mereka Memanggilku Nyai Ontosoroh’ Akan Lebih Sempurna

Jakarta -Pentas teater ‘Mereka Memanggilku Nyai Ontosoroh’ kembali dipentaskan setelah malang melintang di luar negeri. Lakon adaptasi novel ‘Bumi Manusia’ karya Pramoedya Ananta Toer itu akan disempurnakan. Sang penulis naskah Faiza Mardzoeki dan sutradara Wawan Sofyan akan memberikan penyempurnaan lakon Nyai Ontosoroh tersebut yang akan dipentaskan di Teater Komunitas Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, 25-26 Maret 2011 pukul 20.00 WIB. “Tapi …

Read More »

Nyai Ontosoroh Kembali ke Panggung

Jakarta – Beberapa waktu lalu, Nyai Ontosoroh keluar dari halaman novel ‘Bumi Manusia’, dan naik ke atas panggung lewat pertunjukan bertajuk ‘Mereka Memanggilku Nyai Ontosoroh’. Bagi yang belum sempat menontonnya waktu itu, jangan khawatir. Setelah melanglang buana, lakon tersebut akan kembali dipentaskan di Jakarta. Perjalanan hidup Nyai Ontosoroh atau Sanikem itu diadaptasi novel ‘Bumi Manusia’ karya Pramoedya Ananta Toer. Namun kali …

Read More »

Perjuangan Wanita Jawa “Nyai Ontosoroh” Dipentaskan di Belgia

London (ANTARA News) – Nyai Ontosoroh, perjuangan seorang wanita Jawa yang mempertahankan hak dan martabat pribumi, drama teater garapan sutradara Wawan Sofwan dan produser Faiza Hidayati Mardzoeki mendapat sambutan meriah penonton di Zuiderpershuis Culturel Centrum, di kota Antwerpen-Belgia. Standing applause selama kurang lebih 15 menit menunjukkan antusiasme penonton yang memadati ruang pertunjukan usai menyaksikan drama teater “They Call Me Nyai …

Read More »

Nyai Ontosoroh Menggugat

Nyai ONTOSOROH MENGGUGAT PENGUASA KOLONIAL BELANDA! Ya, betul. Betul sekali! Nyai Ontosoroh dengan berang dan berani menggugat penguasa. Dengan tudingan telunjuknya dan mata berapi-api, Nyai Ontosoroh menggugat ketidak-adilan. Menggugat diskriminasi terhadap dirinya, sebagai orang pribumi. Menggugat diskriminasi terhadap menantunya, Minke. Hakikatnya Nyai Ontosoroh menggugat penindasan dan diskriminasi penguasa kolonial Belanda.terhadap bangsa Indonesia. Perkawinan Annelies, putri Nyai Ontosoroh dengan Minke, anak …

Read More »

Malam ini, Versi Baru Nyai Ontosoroh Dipentaskan di Bandung

  TEMPO Interaktif, Bandung – Sutradara teater Wawan Sofwan kembali mementaskan drama tentang Nyai Ontosoroh. Pertunjukan perdana di Selasar Sunaryo Art Space, Jalan Bukit Pakar Timur, Bandung, Jawa Barat, pada Jumat malam ini menjanjikan sebuah tampilan baru. Drama berjudul Mereka Memanggilku Nyai Ontosoroh tersebut adalah hasil adaptasi penulis naskah Faiza Mardzoeki dari novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer. Berbeda dengan drama berkisah serupa sebelumnya, lakon kali ini …

Read More »

“Nyai Ontosoroh” di Tropen Theather, Amsterdam

IBRAHIM ISA – Berbagi Cerita Sabtu, 03 April 2010 —————————————— “NYAI ONTOSOROH” DI TROPEN THEATER, AMSTERDAM Masih kira-kira sebulan lagi. Tetapi, kalau hendak dapat tempat yang ‘enak’ pada pementasan drama “They Call Me Nyai Ontosoroh”, cepat-cepatlah pesan tempat di Tropen Theatar Amsterdam! Acara tsb dipentaskan dua kali di Amsterdam. Drama di-adaptasi oleh Faiza Mardzoeki dari novel Pramoedya Ananta Toer, “BUMI …

Read More »

Menghidupkan Surat-Surat Kartini Di Atas Panggung Oleh Sutradara Laksmi Notokusumo

Institut Ungu-Festival April 2010 Agenda tanggal 13 April 2010, pukul 20.00 Lokasi Goethe Haus Bila kita menelaah surat-surat kartini yang sangat panjang dan jumlahnya ratusan, yang ia tulis untuk para sahabatnya bangsa kulit putih, ungkapan batinnya menunjukkan sikap kritis dan perhatian yang sangat besar terhadap persoalan perempuan dan bangsanya. Kartini menulis tentang berbagai masalah antara lain tentang adat, ekonomi, hukum, …

Read More »

Monolog: Menggugat Kesumpekan – Liputan Kompas “Perempuan Menuntut Malam”

MONOLOG Menggugat Kesumpekan KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO / Kompas Images Rieke Diah Pitaloka bermonolog dalam Pentas Teater Monolog Perempuan Menuntut Malam; tentang Rumah, Cinta, Seks, Politik, dan Kekuasaan bersama Niniek L Karim dan Ria Irawan di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat ( 7/3 ) . Minggu, 9 Maret 2008 | 09:10 WIB Ilham Khoiri Apa yang bakal terjadi ketika …

Read More »

TIGA PEREMPUAN MENUNTUT MALAM

Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Sedunia yang jatuh setiap tanggal 8 Maret, Institut Ungu dan Yayasan Pitaloka menggelar pentas teater monolog bertajuk Perempuan Menuntut Malam. Institut Ungu adalah sebuah organisasi nirlaba yang bergiat mengampanyekan isu-isu perempuan melalui seni budaya. Organisasi ini berdiri pada 18 Juli 2002 di Jakarta berkat gagasan Yeni Rosa Damayanti, Faiza Mardzoeki, Irina Dayasih, dan Nur Rachmi. Sejak terbentuknya, …

Read More »

MENGGUGAT KESUMPEKAN-Liputan Kompas “Perempuan Menuntut Malam”

MONOLOG Menggugat Kesumpekan KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO / Kompas Images Rieke Diah Pitaloka bermonolog dalam Pentas Teater Monolog Perempuan Menuntut Malam; tentang Rumah, Cinta, Seks, Politik, dan Kekuasaan bersama Niniek L Karim dan Ria Irawan di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat ( 7/3 ) . Minggu, 9 Maret 2008 | 09:10 WIB Ilham Khoiri Apa yang bakal terjadi ketika …

Read More »