Home » Berita Media (page 4)

Berita Media

Komunitas Tikar Pandan Adakan Seminar Perempuan

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Komunitas Tikar Pandan bekerja sama dengan Institut Ungu didukung Kedutaan Besar Norwegia untuk Indonesia mengadakan seminar publik bertema “Perempuan Aceh: Dari Urusan Personal ke Urusan Politik”. Seminar itu berlangsung di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Kamis (29/8/2013). Selain diskusi membahas tokoh dan peran perempuan dalam masyarakat khususnya di Aceh, komunitas Tikar Pandan dan Institut Ungu juga menggelar …

Read More »

Menghadirkan R.A. Kartini dan Surat-Suratnya

PENULIS – KMPS. Berkumpul, dan mencoba kembali menghadirkan serta menghidupkan sosok Kartini. Mereka berasal dari berbagai profesi. Mereka membaca surat-suratnya, seolah Kartini sedang berbicara menyampaikan isi hati dan pemikirannya. Aktris Jajang C Noer mengawalinya dengan sajak Jiwa yang menyentuh, syahdu, dan romantis. Kata-kata yang disampaikan mewakili keinginan Kartini menemukan jiwa yang sama, yang seiring sejalan dengannya. “Bahagia nian bila bertemu jiwa …

Read More »

Rayakan 21 April dengan Memahami Surat-surat Kartini

KOMPAS.com – Kartini pernah menulis lebih dari 100 surat untuk sahabat penanya, yang kemudian terkenal saat dibukukan dengan judul Habis Gelap Terbitlah Terang. Versi aslinya, Kartini menulis dalam bahasa Belanda, Door Duistemis Tot Licht. “Kalau kata Ibu Toeti Herati, yang pernah baca versi bahasa Belanda itu, bahasa yang digunakan Kartini dalam suratnya sangatlah indah,” ujar Faiza Mardzoeki, penggagas parade pembacaan surat-surat Kartini di Taman …

Read More »

Begini Suasana Hati Kartini dalam Surat-suratnya

KOMPAS.com – Sejumlah tokoh dari berbagai profesi menghidupkan lagi sosok Kartini. Mereka membaca surat-suratnya seolah Kartini sedang berbicara menyampaikan isi hati dan pemikirannya. Aktris Jajang C Noer mengawalinya dengan sajak Jiwa yang menyentuh, syahdu, dan romantis. Kata-kata yang disampaikan mewakili keinginan Kartini menemukan jiwa yang sama, yang seiring sejalan dengannya. “Bahagia nian bila bertemu jiwa yang sama,” ujar Jajang mendayu, pada parade pembacaan …

Read More »

Pembacaan Surat-Surat Kartini: ‘Membaca Surat, Terbitlah Terang’

“Memahami Kartini dan perjuangannya, tidak cukup hanya bersanggul dan berkebaya, tapi harus membaca surat-suratnya,” ungkap Faiza Mardzoeki saat membuka acara  pembacaan surat-surat  Kartini di Galeri Cipta 2, Taman Ismail Marzuki (18/4/2013) Atas dasar pemikiran itu, Institute Ungu bersama Komnas Perempuan, Kopdar Budaya, dan beberapa organisasi lainnya mengadakan acara pembacaan surat-surat Kartini dengan tajuk “Membaca Surat, Terbitlah Terang”.  Hadir sebagai pembaca …

Read More »

11 Tokoh Membacakan Surat-surat Kartini

KOMPAS.com – Sebelas orang dari beragam profesi akan membacakan surat-surat Kartini dalam kemasan pertunjukan. Ini merupakan salah satu cara untuk memahami sumbangsih pemikiran Kartini. Peringatan hari lahir Kartini seringkali diisi dengan peragaan kebaya atau busana tradisional, sementara sumbangsih terbesar pahlawan nasional itu sebenarnya adalah pada pemikirannya yang dituangkan dalam surat-surat yang pernah ditulisnya. Surat-surat itu berisi gagasan besar akan emansipasi dan …

Read More »

Proses Kreatif Teater Omponk – Perempuan Menuntut Malam (1)

“kamu kan tahu latar belakang aku sebagai aktivis feminisme bersama kak ulfa, aku tetep bisa sebagai aktivis meskipun berteater. Menyuarakan perjuangan kawan-kawan feminis melalui teater.” Begitu yang dibilang oleh Suwarni alias Adek Ceguk saat saya menanyakan alasannya ingin membawakan naskah Perempuan Menuntut Malam.   Naskah monolog itu ditulis bersama oleh Rieke Diah Pitaloka, Faiza Mardzoeki dan Tati Krisnawaty. Para penulis itu menemukan …

Read More »

Rumah Boneka, Cerita tentang Pernikahan
Sebuah gubahan atas A Doll’s House karya Henrik Ibsen

VIVAnews – Satu lagi seni teater yang akan mencuri perhatian masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Jakarta. Berjudul Rumah Boneka, seni teater yang akan segera dinikmati pada 30 November hingga 4 Desember 2011 di Gedung Kesenian Jakarta ini merupakan hasil kolaborasi internasional antara seniman, aktor dan akademisi Jakarta, Bandung, Oslo, dan New York.  Ceritanya saja merupakan hasil adaptasi dari naskah drama realis karya …

Read More »

Ketika gundik meminta dipanggil Nyai Ontosoroh

Penulis naskah : Faiza Mardzoeki Sutradara : Wawan Sofyan Pemain : Sita Nursati = Nyai Ontosoroh Willem Bevers = Mr HermanMellema Bagus Setiawan = Mingke Agni Melati = Sanikem dan Annelies “ kita kalah ,Ma “ ujar Mingke, “kita kalah tapi kita telah melawan” jawab Nyai Ontosoroh Itulah penggalan penutup drama berjudul “Mereka memanggilku Nyai Ontosoroh”, Sabtu 26/3 di Teater …

Read More »

Sanikem Tak Henti Melawan

oleh Haris Firdaus. “Lihat rumah itu. Mulai sekarang, itu bukan lagi rumahmu.” Di atas andong yang hendak membawa mereka pergi, kalimat itulah yang dikatakan Sastrotomo pada anaknya, Sanikem. Hari itu, saat Sanikem berusia 14 tahun, Sastrotomo membawanya pergi dari rumah mereka dan menjualnya ke seorang administratur pabrik gula bernama Herman Mellema dengan imbalan 25 Gulden. Inilah peristiwa yang akan mengubah hidup …

Read More »