Home » Siaran Pers » Institut Ungu dan Pentas Indonesia Kolaborasi internasional Pentas Teater dan Seminar “Rumah Boneka”

Institut Ungu dan Pentas Indonesia Kolaborasi internasional Pentas Teater dan Seminar “Rumah Boneka”

Institut Ungu dan Pentas Indonesia
Kolaborasi internasional Pentas Teater dan Seminar

RUMAH BONEKA

Adaptasi dari karya Henrik Ibsen

Jakarta-Bandung-Oslo-New York

(Pementasan Jakarta, Gedung Kesenian Jakarta 30 November s/d 4 Desember 2011)

Saat ini Institut Ungu dan Pentas Indonesia sedang mempersiapkan sebuah proyek kolaborasi internasional produksi teater realis berjudul “Rumah Boneka” dan seminar tentang “Sastra, masyarakat dan Perempuan” yang melibatkan seniman, aktor, akademisi dan aktivis dari Jakarta, Bandung, Oslo, New York dan Dili. Kegiatan ini  disponsori  oleh kedutaan Norwegia di Jakarta, didukung oleh Gedung Kesenian Jakarta dan Gathaya Performing Arts.

Teater Rumah Boneka

Para aktor yang memainkan teater  Rumah Boneka ini adalah  Chantal Della Concetta, Maya Hasan (seorang pemain harpa terkemuka Indonesia, yang juga pernah main film dan teaterAyu Diah Pasha(bintang sinetron dan sudah terlibat di berbagai produksi film dan teaterTeuku Rifnu Wikana (aktor film dan teater antara lain film Darah GarudaAyez Kassar (aktor  lulusan IKJ, antara lain main di Hamlet), Willem Bevers (aktor teater, antara lain main di teater Nyai Ontosoroh) dan Pipien Putri.

Proyek ini diprakarsai oleh Faiza Mardzoeki yang juga bertindak sekaligus sebagai penulis naskah dan produsernya. Faiza telah menerjemahkan dan mengadaptasi naskah drama realis karya penulis drama asal Norwegia, Henrik Ibsen, berjudul ”A Doll’s House”, ke dalam bahasa Indonesia, menjadi “Rumah Boneka’. Naskah ini aslinya ditulis pada tahun 1879, hingga kini merupakan drama Ibsen  yang sangat terkenal di seluruh dunia dan masih terus dipentaskan di berbagai negeri. Rumah Boneka ini oleh sebagian kalangan dianggap sebagai drama feminis pertama di dunia. Oleh Faiza, naskah Ibsen tersebut diadaptasi ke dalam kontek Indonesia dengan  latar peristiwa Jakarta kontemporer.

Cerita drama Rumah Boneka sangat relevan dengan masyarakat Indonesia. Naskah adaptasi ini mengangkat peristiwa yang terjadi di keluarga kelas menegah Jakarta, pada masa kini. Tentang sepasang suami istri yang harus betarung mempertanyakan kembali nilai-nilai perkawinan dan keadaan keluarganya. Rumah Boneka juga mengajak kita memikirkan kembali tentang moral, agama dan masyarakatnya yang dipenuhi mental korup dan kemunafikan.

Merangkul Wawan Sofwan (sutradara teater Nyai Ontosoroh) sebagai sutradara teater Rumah Boneka, didukung oleh seniman dari Jakarta, Bandung dan New York. Teater ini digarap dengan pendekatan realisme simbolik, sangat memperhatikan detail keaktoran dan dialog. Desain panggung menggunakan seni instalasi minimalis sehingga penonton bisa menyaksikan permainan para aktor dan jalannya cerita di ruang-ruang peristiwa.

Musik  digarap oleh Marcello Pellitteri , yang dikenal sebagai  drummer, musisi Jazz, arranger, composer dan produser yang telah banyak bekerjasama dengan musisi kelas dunia antara lain dengan Jon Hendricks, Joe Henderson, Woody Shaw,  New York Voices, Dave Samuels, Slide Hampton, Paquito D’Rivera dll.  Ia seorang pengajar, professor di Berklee College of Music, Boston,  dan  tinggal di New York. Secara khusus Marcello akan hadir pada persiapan dan selama pementasan berlangsung.

Pertunjukan teater Rumah Boneka akan berlangsung di Gedung Kesenian Jakarta 30 November s/d 4 Desember 2011. Sekarang ini Maya Hasan, Ayu Diah Pasha dan seluruh aktornya sedang menjalani proses latihan.

Atas sponsor kedutaan  Norwegia di Jakarta, Faiza Mardzoeki dan Wawan Sofwan  telah melakukan studi  mengenai Rumah Boneka dan Henrik Ibsen ke Norwegia, antara lain mengunjungi  Ibsen Museum dan diskusi dengan Centre for Ibsen Studies, University of Oslo.  Kunjungan ini sudah terlaksana pada tanggal 28 Mei s/d 4 Juni 2011.

Seminar dengan tema “Ibsen: sastra, masyarakat dan perempuan”.

Pada seminar tersebut akan diluncurkan buku drama Rumah Boneka terjemahan Faiza Mardzoeki yang akan akan diselenggarakan sebelum pementasan, pada bulan November 2011.  Seminar dan peluncuran buku naskah drama ini akan mendatangkan  nara sumber seorang aktris teater dan film terbaik  dari Norwegia, Juni Dahr, ProfessorFrode Helland dari Centre for Ibsen Studies, University of Oslo, Wakil Kementrian Luar Negeri Norwegia dan beberapa nara sumber dari Indonesia. 

Kerjasama sama internasional  ini diharapkan bisa terjalin bukan saja melalui kerja seni dan sastra, tetapi lebih jauh diharapkan dapat memicu dialog dan diskusi masalah sosial lainnya terutama isu perempuan dan masalah sosial lainnya seperti masalah ketidakadilan gender dan peranan perempuan dalam masyarakat.

Sampai bertemu pada seminar dan pertunjukan teater Rumah Boneka!

Vivi Widyawati
Manager Publikasi

Untuk informasi hubungi

Sekretariat
Jl. Tebet Utara IV E. NO. 14 Jakarta 12810
Telpon/fax: 8304531, E-mail:  pentas.indonesia@gmail.com
Website: www.institutungu.com dan www.pentasindonesia.com

Kontak person:

Dewi Djaja (Manager Produksi)  08159787838
Vivi Widyawati (Manager Publikasi dan Promosi)  08158946404

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *